(Normal PoV)
Ini adalah hari senin, hari penghargaan. Penghargaan apa?.. penghargaan untuk semua murid kelas 3 di sekolahnya, karena ini adalah hari terakhir mereka bersekolah disana. Keita keluar dari rumah dan jalan kaki menuju sekolah. Keita keluar dari rumah dan jalan kaki menuju sekolah. Keita adalah murid yang bersifat dingin. Jarang dia berkumpul dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Karena sifat dingin, wajah tampan, dan otaknya yang cerdas itu, ia telah menjadi pusat perhatian para wanita di sekolahnya.
Ketika laki-laki berambut coklat itu berjalan sendirian, tiba-tiba datang laki-laki berkacamata bulat dan model rambutnya bowlcut. Dia adalah teman Keita yang sok akrab dengannya. Namanya Tobi dengan marga Satoo.
"Hei ... Keita-kun, selamat pagi." sapa Tobi.
"Tobi ... ada apa?" balas Keita.
"Apa kau mau ketemani? yaah.. daripada kau berangkat menuju sekolah sendirian,"
"Tidak, terima kasih," jawab keita sambil melihat waktu pada jam tangannya, "sepertinya aku telat"
"Apa, telat?" mendengar perkataan Keita, Tobi juga melihat jam tangannya, "apanya yang telat, masih jam 06:40 AM"
"Terserah.." tanpa basa-basi, Keita lari menuju gerbang sekolah yang jaraknya sekitar 240 meter itu.
"He.. Hei, Tapi.... e.. di sekolah belum bunyi bel,.. Oi, Keita.. dasar, pria dingin." akhirnya, Tobi juga lari.
-Kelas 3A @ 08:00 AM-
Dikelas, Keita hanya terdiam dan merenungkan ucapan ibunya "Belajarlah terus, agar cita-citamu tercapai". Apa yang dikatakan ibunya memang benar, ia tak harus mementingkan ibunya. Saat Keita melamun, ada suara yang terdengar. Suara itu hanya terlintas di pikirannya. Suara itu memanggilnya, "Senpai ... Senpai ... Ayo kemari, kejar aku." Suara itu adalah suara wanita -lebih tepatnya gadis- yang masih anak-anak. Ia mengingat siapa gadis itu, karena ia mengenal suara itu.
-1 menit-
-2 menit-
-3 menit-
-4 menit-
-5 menit-
Akhirnya, ia tahu siapa gadis itu. Haruha, ya ... Hirayashi Haruha, gadis yang menjadi temannya sejak kecil yang pergi ke Tokyo pada saat Keita berumur 12 tahun. Gadis itu memanggilnya Senpai, karena gadis ini adik kelasnya waktu Sekolah Dasar di Kyoto International School. Tiba-tiba, ada suara wanita yang memanggilnya, suara itu dapat menyadarkannya dari lamunannya. "Keita...", Keita menoleh ke arah suara itu. Ternyara itu Ny.Ruka, guru Bahasa Inggris sekaligus wali kelas 3A.
"Hei ... Keita !" panggil Ny.Ruka
"ah ... Ruka-sensei, ada apa?"
"Lho? kan acaranya akan segera dimulai, kau sudah siap?"
"Oh iya, aku lupa. Gomennasai Ruka-sensei."
"Iya.. Jika sudah siap, segeralah menuju lapangan."
"Aku sudah siap ... "
"Kalau begitu pergilah."
"Baiklah, permisi Ruka-sensei."
-SKIP-
-Pulang Sekolah @ 12:45 AM-
Acara Penghargaan sudah selesai. Keita pulang dengan wajah biasa tanpa ekspresi, padahal ia mendapatkan hasil belajar yang bagus, bukan ... PERFECT.
"Tadaima ... " terlihar Ny.Takeuchi yang sedang membaca koran.
"Oh ... kau sudah pulang nak dan,.. apa itu?" Ny.Takeuchi melihat pada buku besar berwarna Hitam yang di pegang Keita.
"Oh, ini? ... ini adalah Laporan Hasil Belajar ku."
"Boleh Okaa lihat?"
"Tentu ... " sambil memberikan rapot pada ibunya.
"Wah, kau peringkat satu lagi dan,.. rata-ratanya 99,81. Ibu bangga padamu, sayang"
"Itu kan sudah biasa Kaa-san. Aku ingin kekamar" sambil jalan menuju lanta 2.
Ceklek (buka pintu) Brak (tutup pintu) Brug (Lompat ke kasur)
To Be Continued ...
0 comments:
Post a Comment